Belajar Ilmu Ekonomi

Ikon

Memahami Untuk Memperbaiki

Kombinasi Dahsyat R-LaTeX-Linux

Mengapa pakai R, bukan Stata? Jawaban singkat, gratis dan serba bisa! Kelemahannya: bahasa programnya lebih rumit dari Stata. Dan kerumitan di R, paling nampak adalah butuh lebih banyak jenis tanda kurung (parenthesis ( ) atau bracket [ ] ), membuat makin banyak kesalahan dapat terjadi. Karenanya, kalau Stata sudah cukup memenuhi kebutuhanmu dan kamu mampu membelinya (baik saat pertama maupun tiap kali ingin mengupgrade) ya pakai aja Stata. Tapi kalau kamu ingin melakukan banyak hal (grafik indah, peta data, data raksasa), ga mau keluar duit, dan fleksibilitas (banyak pilihan interface, bisa dijalankan di dalam program lain, menggabungkan hasil langsung ke dalam dokumen), maka pelajarilah R!

Kalau mau total menjalani prinsip gratis, fleksibel, dan bertenaga, maka kombinasi R adalah LaTeX untuk menulis dokumen dan presentasi, serta Linux untuk OS-nya. Saya saat ini pakai Emacs dalam mode Org sebagai interface untuk menulis dan menjalankan R, terutama karena fitur folding yang sangat mudah dan bisa memasukkan output text dan grafik R ke dalam dokumen org tersebut. Walau org-mode juga bisa dipakai untuk menulis LaTeX, saya belum bisa setup dengan baik sehingga masih sering tidak jalan. Karenanya, saya masih tetap pakai TexStudio atau yang online di Sharelatex

Satu lagi software yang sangat berguna adalah Dropbox untuk sinkronisasi file-file antar komputer. Aku butuh sekali software semacam ini karena aku tidak hanya bekerja di kampus, tapi sering perlu dan juga kadang lebih suka mengerjakan di rumah. Akun premium Google Drive lebih murah dari Dropbox dan punya editor yang terintegrasi. Aku ingin pakai Google Drive, tapi sayang tidak ada aplikasi resmi dari Google untuk Linux. Sementara Dropbox punya aplikasi di Linux. Jadilah pakai Dropbox.

Filed under: Alat

Install Emacs, ESS, and Org-mode in Linux Ubuntu

For emacs
sudo add-apt-repository ppa:cassou/emacs
sudo apt-get update
sudo apt-get install emacs24

For Org mode

sudo apt-get install org-mode

For ESS
sudo apt-get install ess

Filed under: R

Installing R on Linux

Just enter this into terminal:
sudo apt-get install r-base
But you need some additional program for installing R packages, I found g++ and gfortran are required for most packages. So just run this in terminal again
sudo apt-get install g++
sudo apt-get install gfortran
If you need graphical user interface, there are two good interface: Rkward and R-studio
sudo apt-get install rkward
For R studio you need to find it in some repository I guess, or just go download the installation file from R-studio website

Filed under: R

Recoding Function that Keeps Variable Labeling

Car and Epicalc packages have recode function, but both will drop variable labels out. Hmisc recoding function integrated in upData command will retain variable labels, but its use is limited to direct equation. I couldn’t find how I could recode using logical condition.

Hence I created this recoding function.

recode.na <- function(data,varvector,lowbound) {
x <- data
for(y in varvector) x[x[y]>=lowbound & !is.na(x[y]),y]<-NA
return(x)
}

recoding <- function(data,varvector,old.value,new.value) {
x <- data
for(y in varvector) x[x[y]==old.value & !is.na(x[y]),y]<-new.value
return(x)
}

data is the dataframe
varvector is a vector with string elements of variable names.
lowbound is the lower bound of values, whatever above that bound will be recoded to NA

The recoding function is just a usual recoding one value to the other, recoding missing values however needs separate function since often there are multiple values that we want to treat it as missing values. For example, 8 means do not know, 9 means do not want to respond. That is why this recode.na function only use the lower bound of missing value coding in the original data. This is exactly what I need when I use Indonesian Family Life Survey (IFLS) dataset that contain both coded and uncoded missing values. I need to recode the coded missing values to plain NA’s. And the way IFLS coded it is by put some numerical code that lies above the range of response values from the questionnaire.

To use the above functions, you just need to assign the returning data frame from the function to some object you specify. For example,

new.data <- recode.na(old.data,c('v1','v2'), 96)
new.data <- recoding(old.data,c('v1','v2'), 3,0)

I hope you find this function useful for you too.

Filed under: R

Konsumsi dan Tabungan

Materi kuliah makroekonomika Islam tentang Konsumsi dan Tabungan dapat didownload dari link berikut.
Konsumsi dan Tabungan

Filed under: Makroekonomika

Bunga dan bagi hasil

materi kuliah moneter Islam Selasa 7 April.

Filed under: Makroekonomika

Lembaga Keuangan

File presentasi kuliah Moneter Islam topik Lembaga Keuangan bisa didapatkan dengan mengklik link ini.

Filed under: Moneter

Teori (Baru) Uang, Bunga dan Bagi Hasil

Kerancuan Teori Konvensional Uang

Pendapat ekonom klasik dan neoklasik tentang uang diwakili oleh teori kuantitas uang. Teori ini membangun hubungan antara uang dan kecepatan peredarannya dengan tingkat harga dan output di perekonomian.

Keynes, berseberangan dengan ekonom Klasik, berpendapat bahwa uang dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran sebagaimana komoditas lainnya. Tingkat bunga menjadi harga yang menyeimbangkan permintaan dan penawaran uang ini. Menurut Keynes, bunga bukanlah faktor penyeimbang permintaan dan penawaran barang modal, sebagaimana diyakini oleh Klasik.

Keynes mendefinisikan permintaan uang sebagai jumlah uang yang ingin dipegang oleh masyarakat. Individu mengalokasikan kekayaannya dalam berbagai bentuk aset. Aset yang berupa barang modal memberikan manfaat berupa imbal di masa mendatang. Sementara uang memberikan manfaat likuiditas, yakni kemudahannya untuk dipertukarkan dengan barang lain.

Definisi permintaan uang ini rancu jika dibandingkan dengan definisi permintaan komoditas lainnya. Kita selama ini mendefinisikan permintaan suatu komoditas sebagai jumlah komoditas yang ingin dibeli oleh masyarakat pada tingkat harga yang berlaku, bukan volume stok komoditas yang ingin kita miliki. Permintaan komoditas merupakan konsep aliran, bukan konsep stok. Anehnya, permintaan uang selama ini didefinisikan dengan konsep stok.

Kejanggalan lain terdapat pada penetapan bunga sebagai satu-satunya harga uang. Suku bunga dijadikan sebagai harga uang karena kebingungan dengan harga komoditas. Harga komoditas dalam perekonomian yang menggunakan uang senantiasa diwujudkan dalam satuan uang. Karena tidak mungkin menerapkan satuan uang untuk mengukur harga uang, ekonom mendapatkan bunga sebagai harga. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Moneter

Keseimbangan Umum

Pasokan uang

Pada kajian ini kita batasi cakupan uang hanya pada dua bentuk: uang kas dan uang giral. Uang kas dipasok oleh bank sentral, sementara uang giral dipasok oleh perbankan.

Penentuan jumlah uang kas ini ditentukan oleh bank sentral dengan memperhatikan kelancaran sistem pembayaran dan menjaga inflasi.  Pasokan uang giral terjadi selama uang kartal disimpan atau pinjaman diberikan dalam bentuk demand deposit. Jika ada pencairan demand deposit oleh penabung atau debitur, uang giral akan menyusut sementara uang kartal yang beredar akan bertambah.

Ekonomi konvensional biasanya mengasumsikan pasokan uang ditentukan secara eksogen oleh proses kebijakan. Karena itu, dalam panel uang-bunga kurva penawaran uang digambarkan vertikal.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Makroekonomika

Pengangguran dan Penawaran Agregat

Seringkali kita mendengar keluhan orang mengenai betapa sulitnya mencari pekerjaan. Pada sebagian kasus, orang tidak dapat menemukan pekerjaan selama bertahun-tahun. Orang-orang yang berusaha mencari pekerjaan namun belum menemukannya disebut sebagai penganggur.

Karena tidak memiliki pekerjaan, penganggur ini tidak memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup mereka tidak bisa terus ditanggung oleh orang tuanya karena produktivitas dan penghasilan orang tua mereka akan semakin menurun seiring bertambahnya usia. Ketika pendapatan generasi tua dalam keluarga menurun sementara generasi muda belum memperoleh pekerjaan, konsumsi per kapita keluarga akan menurun. Jika konsumsi per kapita ini turun hingga di bawah standar pemenuhan kebutuhan dasar, keluarga tersebut menjadi anggota baru kelompok miskin.

Pengangguran juga tidak disukai dalam Islam karena terdapat penyiaan sumber daya. Berbeda dengan sumber daya fisik yang dapat disimpan jika tidak digunakan, setiap masa kehidupan akan hilang dengan berlalunya waktu baik dimanfaatkan atau tidak. Alloh SWT menyatakan bahwa manusia akan berada dalam kerugian kecuali jika menggunakan waktunya untuk iman, amal kebajikan, dan saling menasihati (Al-Ashr: 1-3).

Pengangguran terjadi karena lowongan kerja lebih sedikit daripada jumlah pencari kerja. Mengapa gap tersebut ada? Untuk menjawabnya, kita perlu menyelidiki faktor yang mempengaruhi jumlah lowongan kerja dan jumlah pencari kerja.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Makroekonomika

Penulis

Muhamad Said Fathurrohman adalah pengajar Departemen Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga. Lulus sarjana (2004) dan master (2008) dari Universitas Gadjah Mada.

Blog Stats

  • 44,430 hits

Topik

RSS Tulisan Terbaru

  • Kombinasi Dahsyat R-LaTeX-Linux
    Mengapa pakai R, bukan Stata? Jawaban singkat, gratis dan serba bisa! Kelemahannya: bahasa programnya lebih rumit dari Stata. Dan kerumitan di R, paling nampak adalah butuh lebih banyak jenis tanda kurung (parenthesis ( ) atau bracket [ ] ), membuat makin banyak kesalahan dapat terjadi. Karenanya, kalau Stata sudah cukup memenuhi kebutuhanmu dan kamu mampu [ […]
  • Install Emacs, ESS, and Org-mode in Linux Ubuntu
    For emacs sudo add-apt-repository ppa:cassou/emacs sudo apt-get update sudo apt-get install emacs24 For Org mode sudo apt-get install org-mode For ESS sudo apt-get install essFiled under: R
  • Installing R on Linux
    Just enter this into terminal: sudo apt-get install r-base But you need some additional program for installing R packages, I found g++ and gfortran are required for most packages. So just run this in terminal again sudo apt-get install g++ sudo apt-get install gfortran If you need graphical user interface, there are two good interface: […]
  • Recoding Function that Keeps Variable Labeling
    Car and Epicalc packages have recode function, but both will drop variable labels out. Hmisc recoding function integrated in upData command will retain variable labels, but its use is limited to direct equation. I couldn’t find how I could recode using logical condition. Hence I created this recoding function. recode.na
  • Konsumsi dan Tabungan
    Materi kuliah makroekonomika Islam tentang Konsumsi dan Tabungan dapat didownload dari link berikut. Konsumsi dan TabunganPosted in Makroekonomika
  • Bunga dan bagi hasil
    materi kuliah moneter Islam Selasa 7 April.Posted in Makroekonomika
  • Lembaga Keuangan
    File presentasi kuliah Moneter Islam topik Lembaga Keuangan bisa didapatkan dengan mengklik link ini.Posted in Moneter
  • Teori (Baru) Uang, Bunga dan Bagi Hasil
    Kerancuan Teori Konvensional Uang Pendapat ekonom klasik dan neoklasik tentang uang diwakili oleh teori kuantitas uang. Teori ini membangun hubungan antara uang dan kecepatan peredarannya dengan tingkat harga dan output di perekonomian. Keynes, berseberangan dengan ekonom Klasik, berpendapat bahwa uang dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran sebagaimana ko […]
  • Keseimbangan Umum
    Pasokan uang Pada kajian ini kita batasi cakupan uang hanya pada dua bentuk: uang kas dan uang giral. Uang kas dipasok oleh bank sentral, sementara uang giral dipasok oleh perbankan. Penentuan jumlah uang kas ini ditentukan oleh bank sentral dengan memperhatikan kelancaran sistem pembayaran dan menjaga inflasi.  Pasokan uang giral terjadi selama uang kartal […]
  • Pengangguran dan Penawaran Agregat
    Seringkali kita mendengar keluhan orang mengenai betapa sulitnya mencari pekerjaan. Pada sebagian kasus, orang tidak dapat menemukan pekerjaan selama bertahun-tahun. Orang-orang yang berusaha mencari pekerjaan namun belum menemukannya disebut sebagai penganggur. Karena tidak memiliki pekerjaan, penganggur ini tidak memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebut […]

Arsip

Pengantar

Blog ini berisikan materi yang dibawakan oleh penulis dalam perkuliahan ekonomi syariah di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga. Hak milik materi di tangan penulis. Materi bebas digunakan selama tidak melakukan plagiat. Pengutipan secara langsung maupun tidak langsung harap menggunakan kaidah ilmiah baku. Pertanyaan, koreksi, dan saran diharapkan agar penulis dapat terus memperbaiki materi ini.

Halaman

RSS Komentar Ekonomi

  • Balapan Terjun vs Balapan Terbang
    Balapan terjun, mungkin itu yang cocok menggambarkan persaingan antar perusahaan, daerah atau negara untuk menang persaingan dengan cara bersaing membayar murah tenaga kerja dan memungut pajak serendah-rendahnya. Namun kita tahu bahwa perusahaan besar bukanlah perusahaan yang membayar tenaga kerjanya paling murah, negara maju bukanlah negara yang memungut pa […]
  • Kajian Ekonomi Murabahah Emas
    Fatwa DSN MUI no. 77 tahun 2010 tentang Murabahah Emas mengundang pertanyaan dan kajian. Untuk kajian fiqh, bisa didapatkan dari Abdul Wasik, Mas Habib dan Faishol. Sementara untuk kajian ekonomi, saya baru mendapatkannya dari Ali Sakti. Pada artikel ini, saya akan lebih banyak membahas dari sisi ekonomi yang sesuai dengan latar belakang keilmuan saya. Ali S […]
  • Ekonomika Riba Fadl
     Sumber hukum riba fadl adalah hadits Nabi Muhammad saw. berikut: “(Jual beli) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya'ir dengan sya'ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam (dengan syarat harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai.” (riwayat Musl […]
  • Agar Bank Syariah Kebal Risiko Bunga
    Apa hubungannya bank syariah dengan risiko bunga? Bukankah bank syariah tidak menerima dan membayar bunga? Memang bank syariah tidak menerima dan membayarkan bunga, tapi mereka masih harus bersaing dengan bank riba yang memungut dan membayarkan bunga. Ketika bunga bank berubah, bank syariah ikut menerima dampak di sisi pendanaan atau pembiayaan. Hal ini sebe […]
  • Subsidi BBM? No! Subsidi Pangan? Yes!
    Jika anda jadi presiden dan punya alokasi anggaran untuk orang miskin 100 trilliun, dalam bentuk program apa anggaran tersebut akan anda salurkan?A. subsidi pendidikanB. subsidi panganC. bantuan langsung tunaiD. subsidi BBME. lainnya, sebutkan ...Jika anda memilih opsi D, saya tidak akan mungkin memilih anda jika anda mencalonkan diri jadi presiden. Sudah um […]
  • Paradoks Pembiayaan Syariah Berbasis Qardh
    Mayoritas tabungan di bank syariah menggunakan akad mudharabah yang merupakan akad kemitraan dalam investasi. Sebagai investasi, tentu nasabah mengharap agar bank menyalurkan dana mereka ke berbagai jenis bisnis yang menghasilkan keuntungan, bukan untuk aktivitas sosial. Keperluan sosial dipenuhi dari alokasi dana terpisah, seperti zakat dan sadaqah. Lain ha […]
  • The Failure of Deposit Insurance and Government Bail out
    Although bank deposits are short term debt contracts, banks lend the deposit funds as long term debts. To serve regular deposit withdrawal, banks allocate some percentages of the funds in forms of cash as a reserve. In normal situation, there is no problem with this method because the withdrawn funds will soon be replaced by other customers' deposits. H […]
  • Keuangan Islam, Kembalilah ke Jati Dirimu!
    Hingga saat ini, sebagian besar kreasi produk keuangan Islam di Indonesia diinisiasi oleh pelaku industri keuangan Islam. Terang saja, motif pelaku ini adalah memenangkan persaingan antara mereka dengan keuangan konvensional. Persaingan antara pelaku industri keuangan terjadi pada aspek harga dan diversifikasi layanan. Permintaan fatwa produk keuangan baru d […]
  • Roubini: The Gold Bubble and the Gold Bugs
    Profesor ekonomi dari New York University pun bicara tentang bubble emas.The Gold Bubble and the Gold BugsNEW YORK – Gold prices have been rising sharply, breaching the $1,000 barrier and in recent weeks rising towards $1,200 an ounce and above. Today’s “gold bugs” argue that the price could top $2,000. But the recent price surge looks suspiciously like a bu […]
  • Harga Emas Naik, Siapa Untung?
    Orang yang punya emas? Dia hanya untung jika menjual emasnya. Akan tetapi pada saat yang sama, dia kehilangan peluang untung dari kenaikan harga berikutnya. Tapi jika dia tidak menjual emasnya, apa gunanya kenaikan harga emas baginya?Apakah orang yang beli emas saat harga naik? Tentu saja bukan, tidak ada orang yang dikatakan untung ketika membeli di saat ha […]
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.